Jumat, 29 Juni 2012

Ini tulisan pertamaku di blog yang ternyata sudah lama kubuat & langsung kutinggalkan. Hadeu..h dasar pikun. Hehehe... Tapi kok jadi bingung ya..., saking banyak yang pengen ditulis. Kayaknya enaknya copy paste dari catatan di FB aja kali ya. Walaupun itu tulisan udah lama. Catatan yang judulnya Sharing, karena waktu itu aku memang hanya pengen berbagi pikiranku aja. Dan blog ini ku buat karena aku memang ingin berbagi tulisan walaupun hanya sebuah tulisan sederhana. Terima kasih karena sudah mau membacanya.

Sharing
Duh... repotnya ketika harus memilih satu disaat banyak pilihan. Mana semuanya menarik, tapi tidak bisa semuanya dimiliki. Kalo sudah begitu jadi bingung deh.

Milih yang mana ya...?
Yang pasti harus memilih yang pas untuk diri kita sendiri. Yang lucu-lucu, manis dan menurut orang lain baik, belum tentu cocok untukku. Jadi teringat masukan teman dekatku dimasa lalu, katanya: "gengsi, malu hanya omongan orang jangan pedulikan itu. Itu akan menghambat kemajuan". Kalo dipikir memang benar omongannya, walau pada saat itu dia punya maksud tertentu ^_^. Tapi ya kalau benar harus diambil juga kan?
Ngga perlu pakai topeng yang hanya akan membebani diri sendiri. (Kan repot kalo tiap hari mesti cari-cari ide untuk pakai topeng apa hari ini. Hehehe... nggak nyambung deh). Tapi pada dasarnya manusia memang punya potensi untuk sombong yang tinggi, rasanya pengen aja menutupi kelemahan, makanya cari topeng deh. Biar keliatan cantik di depan orang lain.

Jadi ingat tadi siang pas ke sekolah Adis, ada sosialisasi program semester ini, semester ini ada tambahan mata pelajaran my diary. Bagus juga tuh biar anak bisa mengeksplorasi dirinya sendiri. Soalnya adis susah banget untuk menceritakan dirinya sendiri, apa yang terjadi sama dia. Belajar jujur pada diri sendiri. Padahal sudah dirangsang, ngga tahu kosa katanya yang kurang atau aku yang kurang merangsang dia ya?
Susah banget dia mengatualisasikan diri, panasnya lama, persis emaknya. Hehehe
Sebenernya aku tertarik dengan pelajaran yang isinya mengenal diri sendiri (sayangnya adanya di kelas 5). Aku berharap dia bisa melihat dirinya dari sisi positif dan belajar mencintai dirinya sendiri. Ngga ada orang yang sempurna. Kalau dia bisa menerima dirinya sendiri, Insya Allah nggak perlu cari topeng untuk menutupi kelemahannya (harapanku).17 Juli 2010.

O...h hampir 2 tahun yang lalu aku menulis itu, ternyata seiring waktu anakku bisa berubah juga. Sekarang dia sudah lebih komunikatif. Manusia memang bisa berubah, semoga dia bisa terus memperbaiki diri.